Pemkot Sosialisasikan Tatanan Pariwisata Sehat di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

EXPOSEINDONESIA.COM, Probolinggo – Dampak pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali sektor pariwisata. Sebagai salah satu langkah untuk mendukung Kota Probolinggo sebagai kota sehat sekaligus mendukung kebangkitan sektor pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Probolinggo menggelar Sosialisasi Kota Sehat pada Tatanan Pariwisata Sehat.


Acara yang belangsung di Bale Hinggil, Selasa (30/3), dihadiri Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Susiati, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, Eko Sugiwiharti.

Kegiatan hari ini salah satu bagian dari penguatan bagaimana mewujudkan Probolinggo Kota Sehat. Di dalamnya ada beberapa tatanan. Salah satunya adalah pariwisata. Dengan adanya sosialisasi ini para pelaku wisata mengetahui bagaimana mereka bisa mewujudkan destinasi wisata yang bersih, sehat, aman dan juga berbasis pelestarian alam,” ujar Kepala Dispopar Budi Krisyanto.
Pada kegiatan ini, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin juga berkesempatan memberikan arahan untuk para pelaku wisata.

“Untuk para pelaku usaha jangan sampai lengah, karena kita masih dalam suasana pandemi. Saya harap pelaku usaha ini mendukung program pemerintah, memberi motivasi pada wisatawan yang datang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Untuk keseluruhan, destinasi wisata di Kota Probolinggo perkembangannya sangat bagus. Jangan sampai lengah,” ucapnya.

Kepala Seksi Destinasi Pariwisata Dispopar Endang Novi menyampaikan acara yang dihadiri oleh 30 peserta pelaku pariwisata ini memberikan pemahaman dan wawasan  tentang bagaimana cara mengelola destinasi di masa pandemi sehingga bisa diterapkan di destinasi wisata yang dikelola.

“Harapannya, tidak ada cluster Covid-19 dari sektor pariwisata. Perekonomian tetap berjalan dengan menghidupkan kembali sektor pariwisata sekaligus menekan penyebaran Covid-19,” ujar Novi. (yuli)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *