Danramil 0819/25 Gading Rejo Turun Langsung Pimpin Penutupan Sementara Pasar Mingguan (Pasar Tumpah) Di Wilayah Kota Pasuruan

  • Whatsapp

EXPOSEINDONESIA.COM, Pasuruan –
Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan gencar dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Gadingrejo. Dengan adanya aktivitas pasar minggu di Jalan Raden fatah (Karya Bakti) Kel.Gentong Kec. Gadingrejo yang kerap menjadi serbuan warga setiap minggunya mesti ditutup sementara.


Hal itu disampaikan Danramil 0819/25 Kapten Arh Indar S. didampingi Kapolsek Gadingrejo Kompol Timbul Wahono melaksanakan penutupan Pasar Mingguan (Pasar Tumpah) & penertiban PKL yang berada di Jalan Raden fatah (Karya Bakti) Kel.Gentong Kec. Gadingrejo Kota Pasuruan. Minggu(14/02/21)


Kegiatan yang di mulai pukul 05.00 ini dipimpin langsung oleh Danramil 0819/25 Kapten Arh Indar S dan Kapolsek Gading rejo Kompol Timbul Wahono. Sekitar 40 Personil diterjunkan mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Kesbangpol dan Dishub Kota Pasuruan untuk menghentikan sementara kegiatan Pasar mingguan yang terletak di jalan Raden Patah Kelurahan Gentong Kota Pasuruan.
“Aktivitas pasar tumpah ditutup sementara karena untuk menghindari kerumunan banyak orang sehingga penerapan protokol kesehatan harus kita laksanakan untuk mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Pasuruan Khususnya di kecamatan Gading rejo,” Ungkap Indar S.


Kegiatan ini rutin di laksanakan oleh aparat gabungan Tiga pilar kecamatan Gading rejo dengan menutup sementara aktifitas pasar mingguan dengan penutupan jalan Raden Patah, Sehingga aktifitas masyarakat di Kawasan Karya Bakti ini tidak terjadi.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memberikan imbauan kepada para pedagang pasar tumpah agar tidak berjualan sementara.
“Dalam percepatan penanganan Covid -19 wilayah Kota pasuruan untuk Menghentikan kegiatan yg bersifat mengundang kerumunan masyarakat, Memberi edukasi/Pemahaman terhadap masyarakat tentang bahaya wabah covid -19 dan penularannya salah satunya kerumunan masa,” terang Indar. (Toan)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *